Dokumen Pribadi Paus Fransiskus Dibuka! Ini Wasiat Rohani tentang Akhir Hidupnya

Photo Author
Tarwan Stanis, Reportase NTT
- Selasa, 22 April 2025 | 07:48 WIB
Foto (kiri) Paus Fransiskus saat berada dalam peti jenazah,  foto (kanan) Paus Fransiskus sedang berdoa di Basilika Kepausan Santa Maria Maggiore. (Foto Vatikan News)
Foto (kiri) Paus Fransiskus saat berada dalam peti jenazah, foto (kanan) Paus Fransiskus sedang berdoa di Basilika Kepausan Santa Maria Maggiore. (Foto Vatikan News)

 

REPORTASENTT.COM, VATIKAN- Sebuah dokumen pribadi Paus Fransiskus bertanggal 29 Juni 2022 yang berisi wasiat rohani telah dipublikasikan.

Dalam surat singkat tersebut, Bapa Suci mengungkapkan keinginan terakhirnya mengenai tempat peristirahatan abadi setelah wafat.

Dalam suratnya, Paus Fransiskus mengungkapkan bahwa sepanjang hidupnya sebagai imam dan uskup, ia selalu menaruh kepercayaan dan devosi mendalam kepada Bunda Maria, Perawan Suci.

 Baca Juga: Jokowi Sampaikan Bela Sungkawa atas Wafatnya Paus Fransiskus: Keteladanan dan Kasihnya Abadi

Oleh karena itu, ia meminta agar kelak jenazahnya dimakamkan di Basilika Kepausan Santa Maria Maggiore, salah satu gereja tertua dan paling dihormati di Roma.

"Saya mohon agar jenazah saya beristirahat, sambil menunggu hari Kebangkitan, di Basilika Kepausan Santa Maria Maggiore," tulis Paus Fransiskus dalam suratnya.

Dalam wasiat tersebut, Paus Fransiskus juga secara khusus menyebut lokasi makam yang ia kehendaki, yakni di lorong samping antara Kapel Pauline (Kapel Salus Populi Romani) dan Kapel Sforza di dalam Basilika.

 Baca Juga: Paus yang Tak Pernah Kembali, Argentina Berduka atas Kepergian Sang Pahlawan Nasional

Ia menekankan agar makamnya dibuat sederhana, tanpa ornamen khusus, dan hanya diberi tulisan satu kata: Franciscus.

"Makamnya seharusnya berada di dalam tanah; sederhana, tanpa ornamen khusus, dan hanya bertuliskan: Franciscus," lanjut Paus dalam suratnya.

Paus Fransiskus pun memastikan bahwa seluruh biaya persiapan pemakaman telah ditanggung oleh seorang dermawan yang sudah ia tunjuk, melalui pengaturan keuangan yang diamanatkan kepada Kardinal Rolandas Makrickas, Komisaris Luar Biasa Basilika Liberia.

 Baca Juga: Viral Dugaan Pemotongan Gaji Karyawan karena Salat Jumat, DPR dan MPR Bereaksi

Di bagian akhir suratnya, Paus Fransiskus menyerahkan seluruh penderitaan fisik yang ia alami di masa senjanya kepada Tuhan, demi perdamaian dunia dan persaudaraan umat manusia.

Halaman:

Editor: Tarwan Stanis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X