Pada 2014, Paus Fransiskus menunjuk Prevost sebagai Administrator Apostolik Keuskupan Chiclayo, Peru.
Ia kemudian ditahbiskan sebagai uskup pada Desember 2014 dan secara resmi menjadi Uskup Chiclayo pada tahun berikutnya.
Kiprahnya di Vatikan kian menonjol setelah pada 2023 ia diangkat menjadi Prefek Dikasteri untuk Uskup, serta menjadi anggota Dewan Kardinal.
Gaya Kepemimpinan Moderat
Sebagai paus, Leo XIV dikenal memiliki pendekatan teologis moderat.
Ia memadukan konservatisme dalam ajaran inti Gereja dengan kepekaan terhadap isu-isu sosial seperti perlindungan lingkungan dan hak imigran.
Meski demikian, ia tetap mempertahankan ajaran tradisional Gereja Katolik mengenai penahbisan perempuan dan pernikahan sesama jenis.
Baca Juga: Viral! Ibu di Kupang Nyaris Cium Wapres Gibran, Kini Minta Maaf
Pemilihannya dipandang sebagai representasi dari wajah Gereja Katolik yang semakin global dan multikultural.
Dengan kewarganegaraan ganda Amerika dan Peru serta pengalaman panjang di Amerika Latin, Leo XIV dinilai mampu menjembatani berbagai belahan dunia Katolik.
Kepemimpinan Paus Leo XIV diharapkan melanjutkan visi pendahulunya dalam membangun Gereja yang lebih inklusif, terbuka terhadap dialog, dan hadir bagi seluruh umat manusia.
Artikel Terkait
Polisi Bongkar Modus Pria Asal Ile Mandiri Selundupkan Sabu saat Turun dari Kapal Pelni di Pelabuhan Larantuka
Pemda Flores Timur Gandeng LPK Sekai Hikari, Siapkan Pemuda Magang ke Jepang
Pemkab Flotim Pastikan Tak Ada Kelangkaan Minyak Tanah, Soroti Permainan Oknum di Pangkalan
Tak Lagi Hanya Pulau Jawa, Anak Muda Flores Timur Kini Dilirik untuk Kerja ke Jepang
Kapolri Instruksikan Operasi Serentak Berantas Premanisme, Fokus Penindakan Mulai dari Pungli hingga Penganiayaan