Di sisi lain, Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant, menyatakan pihaknya tengah mempertimbangkan berbagai opsi terkait masa depan Gaza, termasuk kemungkinan pengelolaan kawasan tersebut pasca- konflik.
Namun, belum ada pernyataan resmi yang mengonfirmasi klaim Trump mengenai penyerahan Gaza kepada Amerika Serikat.
Sementara itu, banyak warga Palestina menolak keras gagasan relokasi yang disebutkan dalam cuitan Trump.
Baca Juga: KPU Tetapkan Antonius Doni Dihen dan Ignas Boli Uran sebagai Bupati dan Wakil Bupati Flores Timur
Mereka menganggapnya sebagai bentuk pembersihan etnis dan peristiwa serupa dengan Nakba yang terjadi antara tahun 1947 dan 1949.
Situasi di Gaza tetap tegang, dengan upaya diplomatik yang terus berlangsung untuk mencapai kesepakatan damai antara Israel dan Hamas.
Namun, prospek perdamaian masih belum jelas, terutama dengan adanya rencana kontroversial seperti yang diusulkan oleh Presiden Trump.
Artikel Terkait
Sah Ditetapkan sebagai Bupati Flores Timur, Anton Doni Dihen Komit Wujudkan Pemerintahan yang Transformatif dan Partisipatif
Anggaran Kemendikdasmen Dipangkas Rp 8 Triliun, Bagaimana Dampaknya Terhadap Pendidikan di Indonesia?
Barcelona Dominasi Valencia 5-0, Torres Cetak Hattrick di Copa del Rey
Kerja Sama Kuat untuk Hapus Pungli di NTT: Kepala Ombudsman dan Satgas Saber Pungli Bersatu, Tindak Tegas Pungutan Liar!
Sidang Kasus Pencemaran Nama Baik Razman Nasution Ricuh, Hotman Paris Dievakuasi