Trump Bongkar Pendapatnya: Tidak Akan Deportasi Pangeran Harry, Tapi Sebut Meghan Sebagai Pengaruh Buruk!

Photo Author
Tarwan Stanis, Reportase NTT
- Senin, 10 Februari 2025 | 10:21 WIB
Pangeran Harry, Meghan dan Donald J.Trump, Presiden Amerika Serikat. (Foto/ ist/ desain Tim)
Pangeran Harry, Meghan dan Donald J.Trump, Presiden Amerika Serikat. (Foto/ ist/ desain Tim)

Hubungan Tegang Trump dengan Harry dan Meghan

Hubungan antara Donald Trump dengan Pangeran Harry dan Meghan Markle telah lama diketahui penuh ketegangan. Meghan Markle pernah menyebut Trump sebagai sosok yang “memecah belah” dan “misoginis,” sementara Trump menggambarkan Harry sebagai pria yang terlalu tunduk pada istrinya.

“Saya pikir Harry yang malang sedang ditipu,” ujar Trump.

Sebaliknya, Trump justru memuji kakak Harry, Pangeran William, dalam wawancara yang sama. Ia menyebut William sebagai “seorang pemuda yang hebat.”

Baca Juga: Catat Tanggalnya! Operasi Keselamatan Turangga 2025 Segera Digelar di Kota Kupang

Menurut laporan The New York Post, Trump dan Pangeran William bertemu secara pribadi di Paris, Prancis, pada Desember 2024 dalam acara pembukaan kembali Katedral Notre-Dame.

Pertemuan ini sangat kontras dengan hubungan tegang Trump dengan Harry dan Meghan.

 

Gugatan Terhadap Status Imigrasi Harry

Heritage Foundation terus mendesak Departemen Keamanan Dalam Negeri untuk mengungkap apakah Harry telah mengungkapkan riwayat penggunaan narkobanya saat mengajukan visa.

Gugatan hukum terhadap status imigrasi Harry masih berlanjut, namun Trump telah menyatakan secara tegas bahwa ia tidak akan mengambil tindakan untuk mendeportasi Duke of Sussex.

Halaman:

Editor: Tarwan Stanis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X