Hubungan Tegang Trump dengan Harry dan Meghan
Hubungan antara Donald Trump dengan Pangeran Harry dan Meghan Markle telah lama diketahui penuh ketegangan. Meghan Markle pernah menyebut Trump sebagai sosok yang “memecah belah” dan “misoginis,” sementara Trump menggambarkan Harry sebagai pria yang terlalu tunduk pada istrinya.
“Saya pikir Harry yang malang sedang ditipu,” ujar Trump.
Sebaliknya, Trump justru memuji kakak Harry, Pangeran William, dalam wawancara yang sama. Ia menyebut William sebagai “seorang pemuda yang hebat.”
Baca Juga: Catat Tanggalnya! Operasi Keselamatan Turangga 2025 Segera Digelar di Kota Kupang
Menurut laporan The New York Post, Trump dan Pangeran William bertemu secara pribadi di Paris, Prancis, pada Desember 2024 dalam acara pembukaan kembali Katedral Notre-Dame.
Pertemuan ini sangat kontras dengan hubungan tegang Trump dengan Harry dan Meghan.
Gugatan Terhadap Status Imigrasi Harry
Heritage Foundation terus mendesak Departemen Keamanan Dalam Negeri untuk mengungkap apakah Harry telah mengungkapkan riwayat penggunaan narkobanya saat mengajukan visa.
Gugatan hukum terhadap status imigrasi Harry masih berlanjut, namun Trump telah menyatakan secara tegas bahwa ia tidak akan mengambil tindakan untuk mendeportasi Duke of Sussex.
Artikel Terkait
Anggaran Ketat, Kementerian PANRB Manuver Cerdas Hadapi Instruksi Presiden
Maling AC di Mataram, Pria Ini Bikin Netizen 'Panas Dingin'!
Forum Jurnalis Lembata Peringati HPN 2025 dengan Bakti Sosial, Soroti Masalah Sampah
Paus Fransiskus dalam Misa Yubileum Angkatan Bersenjata: Keberanian Bukan Sekadar Menghadapi Bahaya
Menkomdigi, Peran Pers Tak Hanya Memberi Berita, tetapi juga Membentuk Opini Publik