“Polri bukan institusi yang anti-kritik. Kami selalu mendengar aspirasi masyarakat untuk menjadi lebih baik,” ujar dia.
Ia menambahkan, berbagai upaya perbaikan sedang dijalankan melalui tim percepatan reformasi.
“Polri terus melakukan pembenahan agar pelayanan kepada masyarakat semakin profesional dan transparan,” katanya.
Baca Juga: Polri Intensifkan Sambang di Flores Timur, Warga Diimbau Tidak Terpengaruh Hoaks
Analisis Litbang Kompas menyebut penguatan pengawasan internal dan perbaikan mekanisme pelayanan menjadi faktor kunci meningkatnya kepercayaan publik.
Pembentukan Tim Transformasi Reformasi Polri serta Komisi Percepatan Reformasi Polri dinilai sebagai langkah strategis dalam proses perubahan yang terstruktur.
Dengan tingkat kepercayaan publik kini di angka 76 persen, Polri memiliki momentum penting untuk memperkuat reformasi dan meningkatkan profesionalisme institusi di mata masyarakat.
Artikel Terkait
Penelusuran Fakta Penyerangan Polisi Saat Eksekusi Lahan: Lima Tersangka Ditahan, Ada Dugaan Provokator
Bangunan hingga Senjata Diperiksa: Audit Tim Itwasda di Flotim Picu Rasa Ingin Tahu
Kasus Pencurian dan Penganiayaan Anak Diserahkan ke Kejari Kupang untuk Tahap II
Opini: Luka Toleransi di Negeri yang Mengaku Ber-Bhineka
Catat Tanggalnya! Polres Flores Timur Siap Gelar Operasi Zebra Turangga 2025, Ini Sasaran Utamanya
Ojek Nyaris Dibacok di Kupang, Tiga Mahasiswa Mabuk Miras Mengamuk di Jalan Prof. Yohanes