Pulau Adonara dan Pesona Budayanya: Meretas Stigma, Merawat Warisan Leluhur

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Sabtu, 26 April 2025 | 10:27 WIB
Dialog di lokasi Wisma Nusantara desa Sukutokan. Undangan bersama para tokoh adat desa Sukutokan. (Foto/ REPORTASENTT)
Dialog di lokasi Wisma Nusantara desa Sukutokan. Undangan bersama para tokoh adat desa Sukutokan. (Foto/ REPORTASENTT)

 

REPORTASENTT.COM, ADONARA- Pulau Adonara di Kabupaten Flores Timur selama ini dikenal dengan keindahan alam dan ragam budaya yang khas.

Namun di balik pesona tersebut, masih melekat stigma negatif yang menyebut Adonara sebagai “pulau pembun*h”, sebuah anggapan keliru yang terus diwariskan dari sudut pandang luar.

Menghapus label negatif tersebut kini menjadi pekerjaan rumah besar bagi generasi muda Adonara.

 

Baca Juga: Dialog Budaya di Adonara, Masyarakat Soroti Pelestarian Desa: Mendikbud Fadil Zon Janji Anggaran Khusus


Sebagai salah satu upaya, masyarakat membentuk kelompok sanggar budaya “Baran Tawan Adonara”.

Komunitas ini menjadi wadah bagi warga untuk menghidupkan kembali tradisi dan nilai kultural melalui pagelaran seni keliling desa.

“Tujuan kami sederhana, bagaimana seni bisa menjadi alat pemersatu dan mencegah terjadinya konflik di wilayah ini,” ujar salah satu pegiat budaya setempat.

 

Baca Juga: PELNI Larantuka Dukung Usaha Lokal Lewat Canvasing dan Layanan Logistik


Dalam sebuah diskusi terbatas antara pelaku budaya dan Menteri Kebudayaan, isu pelestarian tradisi lokal kembali mengemuka.

Mikhael Boro Bebe, salah satu tokoh budaya Lamaholot, menyoroti pentingnya pelestarian budaya tutur yang diwariskan secara lisan dari generasi ke generasi.

“Budaya tutur kita punya banyak versi, dan bila tidak segera dibukukan, bisa terjadi bias sejarah atau bahkan konspirasi penuturan budaya Lamaholot. Kami juga berharap ada perhatian khusus dalam riset kebudayaan perempuan dan revitalisasi ritus-ritus yang nyaris punah,” ungkap Mikhael.

Halaman:

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X