Baca Juga: Sambut Semana Santa, PELNI Larantuka Gelar Kerja Bakti Bersama
Menanggapi hal itu, Menteri Kebudayaan menyatakan dukungannya.
Ia mengungkapkan bahwa kementerian telah menyiapkan anggaran khusus untuk pembangunan museum budaya di desa-desa adat.
“Kami ingin agar barang-barang peninggalan para raja maupun desa adat dapat dilestarikan sebagai aset budaya. Tentu saja, kami memerlukan proposal dari masyarakat agar anggaran bisa disesuaikan dengan jenis barang yang akan dimuseumkan,” jelas Menteri.
Baca Juga: Terungkap! Komplotan Pencuri Beraksi di Kupang, Begini Aksi Penangkapannya
Langkah-langkah ini diharapkan Faldi Zon, menjadi pemantik kesadaran kolektif untuk merawat dan mengangkat kembali warisan budaya Adonara dan Lamaholot ke permukaan, sekaligus meluruskan persepsi yang selama ini keliru tentang identitas mereka. (Bernad Nara Gere)
Artikel Terkait
Anggota Polres Sikka Divonis 9 Tahun Penjara dalam Kasus Laka Lantas Maut
Peti Jenazah Paus Fransiskus Akan Disegel Malam Ini, Pemakaman Digelar Besok
Sambut Semana Santa, PELNI Larantuka Gelar Kerja Bakti Bersama
PELNI Larantuka Dukung Usaha Lokal Lewat Canvasing dan Layanan Logistik
Dialog Budaya di Adonara, Masyarakat Soroti Pelestarian Desa: Mendikbud Fadil Zon Janji Anggaran Khusus