REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Isu yang beredar di media sosial mengenai meningkatnya angka kematian di RSUD Dr. Hendrikus Fernandez Larantuka pada awal tahun 2025 hingga Februari 2025 mendapat tanggapan dari Dokter Yosep Kopong Daten.
Dalam klarifikasinya yang diposting melalui aqun media sosial miliknya, Ia menjelaskan bahwa banyak faktor yang dapat menyebabkan kematian pasien, dan tidak serta- merta menyalahkan pelayanan rumah sakit sebagai penyebab utama.
“Kematian pasien bukan hanya karena pelayanan rumah sakit, tetapi ada banyak faktor lain yang berperan,” ujar dr. Yosep.
Baca Juga: Sektor Ketenagakerjaan Flotim Mulai Bergerak di 100 Hari Kepemimpinan ADDIBU
Ia menjelaskan bahwa kesehatan seseorang dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yakni lingkungan, perilaku dan kebiasaan hidup sehat, genetika atau sosiodemografi, serta faktor pelayanan kesehatan itu sendiri.
Menurutnya, untuk menghindari kondisi yang lebih serius, masyarakat diimbau untuk segera memeriksakan diri saat mengalami gejala penyakit ringan.
Diagnosa dini menurut dia sangat penting agar penyakit tidak berkembang menjadi kondisi kronis yang lebih sulit ditangani.
Baca Juga: PSSI Resmi Lepas Indra Sjafri dari Jabatan Pelatih Timnas U-20
“Jika penyakit akut tidak diobati selama lebih dari dua minggu, maka bisa berkembang menjadi penyakit kronis. Jika sudah dalam kondisi kronis, maka penanganannya akan lebih kompleks dan memerlukan fasilitas rumah sakit,” tambahnya.
Artikel Terkait
Kapolres Ende Ditemui Mahasiswa Muhammadiyah, Ada Pesan Penting yang Disampaikannya!
Peluncuran Danantara Picu Polemik, Muncul Seruan Tarik Dana dari Bank BUMN!
Erick Thohir Ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pengawas Badan Pengelola Investasi Danantara
PSSI Resmi Lepas Indra Sjafri dari Jabatan Pelatih Timnas U-20
Sektor Ketenagakerjaan Flotim Mulai Bergerak di 100 Hari Kepemimpinan ADDIBU