REPORTASENTT.COM, RUTENG- ratusan warga dari 9 desa dan 14 gendang di Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, mendatangi Kantor Bupati dan DPRD Kabupaten Manggarai, Selasa (22/4/2024).
Mereka menggelar aksi damai untuk menyatakan dukungan terhadap pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) berkapasitas 40 MW di Poco Leok.
Aksi ini diakhiri dengan dialog terbuka di Aula Nuca Lale, Kantor Bupati Manggarai.
Warga langsung menyampaikan aspirasi mereka kepada pihak pemerintah.
“Kami datang untuk menyampaikan bahwa kami siap mendukung pembangunan panas bumi di Poco Leok. Kami berharap agar proyek ini dapat berjalan,” ujar Tadeus Dapang, perwakilan masyarakat.
Hal senada disampaikan Raymundus Wajong, tokoh masyarakat Poco Leok.
Ia menekankan pentingnya proyek ini demi kebutuhan dasar warga yang belum terpenuhi.
"Masih banyak wilayah di Satar Mese yang belum teraliri listrik. Infrastruktur juga minim. Kami tidak menjual tanah, tapi jika tanah itu dibutuhkan untuk kepentingan bersama, kami siap menyerahkannya," tegas Raymundus.
Sementara itu, Levianan Saul dari Gendang Lelak menyampaikan kondisi sulit yang dihadapi warga sehari-hari tanpa akses listrik.
Baca Juga: Di Balik Data Suram Ekonomi dan Stunting, Ini Harapan Baru Bupati Anton Doni untuk Flores Timur
"Kami datang ke sini karena menderita tinggal di Poco Leok tanpa penerangan. Kami ingin tempat kami menjadi terang seperti di Ulumbu," katanya haru.
Artikel Terkait
Witihama Gelar Halalbihalal Unik, Rayakan Puncak Hari Raya Bersama Umat Muslim dan Katolik
Jejak yang Hilang di Hutan Moskona: Ke Mana Iptu Tomi Marbun Menghilang?
Modus Baru Narkoba: Sabu Disimpan di Tempat Bekal, Dua Orang Diciduk
Bhikkhu Mahayana Thailand Gelar Doa untuk Paus Fransiskus, Raja Thailand Sampaikan Duka Cita Mendalam
Dua Pelajar di Lamongan Terlibat Aksi Gangster Bersenjata, Polisi Ungkap Motif Tawuran di Balik Video Viral