REPORTASENTT.COM, SIKKA- Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memulai kunjungan kerjanya di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan menyambangi Desa Kolisia, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka, Selasa (6/5).
Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda dua hari yang difokuskan pada sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Tiba di tengah hamparan persawahan, Gibran disambut antusias warga setempat.
Baca Juga: Prabowo Singgung Nama Jokowi di Sidang Kabinet: Dari Isu Ijazah Palsu hingga Tuduhan Jadi 'Boneka'!
Didampingi Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, dan Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, Gibran berdialog langsung dengan petani mengenai tantangan produksi di daerah tersebut.
Dalam kesempatan itu, Wapres menyerahkan bantuan berupa 10 unit traktor tangan dan pompa air kepada kelompok tani lokal.
Bantuan ini disebut sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah timur Indonesia.
Baca Juga: 200 Siswa Diduga Keracunan Makanan Gratis, Prabowo: Kita Tak Boleh Cepat Puas
“Pemerintah terus mendorong peningkatan produktivitas pertanian, termasuk lewat penyediaan alat dan mesin pertanian, pupuk, serta sistem irigasi yang memadai,” ujar Gibran.
Desa Kolisia dikenal sebagai sentra pertanian di Kabupaten Sikka, dengan mayoritas petani menanam varietas padi Empari 16 yang tahan terhadap perubahan iklim
Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan hasil produksi petani di wilayah tersebut.
Baca Juga: Polemik Panas Bumi di Flores: Potensi Besar, Kepercayaan Publik Kecil
Menteri Pertanian Amran Sulaiman menambahkan bahwa sektor pertanian berkontribusi besar terhadap PDB dan penurunan angka kemiskinan di NTT.
Artikel Terkait
Terungkap Fakta Baru di Balik Kecelakaan Maut di Kefamenanu, Polisi Naikkan Status Kasus ke Penyidikan!
HNW Kembali Serukan Bela Palestina, Bongkar Fakta Mengejutkan soal Rencana Relokasi Warga Gaza!
Polemik Panas Bumi di Flores: Potensi Besar, Kepercayaan Publik Kecil
200 Siswa Diduga Keracunan Makanan Gratis, Prabowo: Kita Tak Boleh Cepat Puas
Prabowo Singgung Nama Jokowi di Sidang Kabinet: Dari Isu Ijazah Palsu hingga Tuduhan Jadi 'Boneka'!