“Semua korban yang dirawat dalam kondisi stabil. Kami juga menugaskan anggota membantu penanganan di posko-posko lainnya,” tambah Kapolres.
Secara keseluruhan, empat posko KLB didirikan di RSUD SoE, Polres TTS, SD GMIT SoE 2, dan Puskesmas Kota SoE.
Dari 331 korban, sebanyak 273 telah pulang, sementara 58 orang masih menjalani perawatan intensif.
Baca Juga: Rusun Oeba Kupang Gempar: Ayam Aduan Kabur Sebelum Polisi Datang
Para korban diketahui berasal dari 12 lokasi penerima program MBG di wilayah Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) Kota SoE 1, yang dikelola oleh Yayasan Peduli Timorana Mandiri.
Artikel Terkait
BNPB Peringatkan Bahaya! Puing Ponpes Al Khoziny Bisa Runtuh Lagi, Keluarga Korban Tak Terbendung
Polres Flotim Gencarkan Patroli Malam, Warga: Masih Banyak Anak Mabuk di Jalan
Striker Andalan Diragukan Tampil, Siapa Pilihan Kluivert untuk Lini Depan Garuda?
Kasus Ashanty dan Ayu: Fakta Hukum, Tudingan Miliar, dan Perang Narasi di Media Sosial
Dugaan Pemerasan Polisi di Lembata, Ombudsman: Jangan Cemari Reformasi Polri!