REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Pemerintah Kabupaten Flores Timur terus mendorong penguatan ekonomi lokal melalui pengembangan sektor peternakan. Upaya tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian sewa lahan untuk pembangunan sentra peternakan sapi dan ayam petelur di wilayah Tanjung Bunga dan Adonara Timur.
Penandatanganan perjanjian berlangsung di ruang rapat Bupati Flores Timur, Senin (22/12/2025), dan dipimpin langsung oleh Bupati Flores Timur Antonius Doni Dihen. Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyerahkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Tanah serta Berita Acara Serah Terima Tanah kepada para pemilik lahan.
Lahan yang disewa pemerintah daerah mencakup area seluas 200 hektar di Wulokolong, Desa Lamatutu, Kecamatan Tanjung Bunga, yang akan dikembangkan sebagai Sentra Peternakan Sapi. Sementara itu, peternakan ayam petelur akan dibangun di Desa Kiwang Ona, Kecamatan Adonara Timur, dengan luas lahan sekitar 1 hektar.
Baca Juga: Kasus OTT Jaksa Bertambah, KPK Tangkap Kajari di Kalimantan Selatan
Bupati Doni Dihen menyampaikan apresiasi kepada para pemilik lahan yang telah bersedia mendukung program pemerintah daerah, khususnya di tengah keterbatasan anggaran yang dihadapi pemerintah saat ini. Perjanjian sewa lahan tersebut disepakati untuk jangka waktu 10 tahun.
“Dalam kondisi anggaran yang terbatas, kami sangat berterima kasih kepada masyarakat dan pemilik lahan yang dengan hati besar mendukung program pemerintah, terutama pengembangan sektor peternakan,” ujar Doni Dihen.
Ia juga mengapresiasi tim teknis serta dinas terkait yang telah terlibat dalam proses persiapan program, termasuk melalui serangkaian pertemuan dan diskusi bersama masyarakat dan pemilik lahan.
Baca Juga: Terpergok Saat Mencuri, Aksi Brutal di Lapak Semangka Kupang Terungkap Lewat 29 Adegan Rekonstruksi
Menurutnya, proses kolaboratif tersebut berjalan dengan baik dan menjadi modal penting dalam pelaksanaan program ke depan.
Doni Dihen berharap, keberadaan Sentra Peternakan Sapi dan Peternakan Ayam Petelur dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat serta mendorong lompatan pembangunan daerah.
“Kami berharap program ini mampu membangun perekonomian yang lebih kuat dan berkelanjutan, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Flores Timur yang maju, berdaya, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Artikel Terkait
Baru Dilewati Mobil, Jalan Ajang–Ledang di Manggarai Timur Amblas dan Batu Dasar Tenggelam
Hilang 3 Hari, Refalina Bauk Akhirnya Ditemukan: Ini Fakta di Balik Keberadaannya
Ini Jabatan Baru AKBP Joni Mahardika di Mabes Polri, AKBP Yudhi Franata Jadi Kapolres Ende
Empat Kendaraan Terlibat, Tanpa Korban Jiwa: Fakta Kecelakaan Beruntun di Naibonat
Kasus OTT Jaksa Bertambah, KPK Tangkap Kajari di Kalimantan Selatan