Yulius Suban Mengu Angkat Ayam KUB, Raih Juara I Inovasi Daerah Flores Timur 2025

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Senin, 22 Desember 2025 | 17:44 WIB
Yulius Suban Mengu menerima piagam Juara I Inovasi Daerah Flores Timur 2025 dari Wakil Bupati Ignas Boli Uran. (Foto/Tim)
Yulius Suban Mengu menerima piagam Juara I Inovasi Daerah Flores Timur 2025 dari Wakil Bupati Ignas Boli Uran. (Foto/Tim)





REPORTASENTT.COM, LARANTUKA-  Upaya pemberdayaan ekonomi berbasis peternakan ayam kampung unggul (KUB) mengantarkan Yulius Suban Mengu, S.Pt, meraih Juara I Lomba Inovasi Daerah Kabupaten Flores Timur Tahun 2025.



Yulius dinobatkan sebagai terbaik pertama pada Kategori Pemberdayaan Ekonomi, Sosial, dan Budaya melalui inovasi bertajuk “Prima KUB” atau dikenal juga sebagai Afro Farm, dengan nilai akhir 857.



Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Flores Timur, Ignas Boli Uran, dalam acara penyerahan piagam penghargaan di Larantuka, Senin (22/12/2025).

 

Baca Juga: Hebat! Tiga Inovasi Flores Timur Ini Tembus Top 10 KOIN Yanlik Berdasi NTT 2025



“Inovasi ini berangkat dari kegelisahan melihat potensi masyarakat desa yang besar, tetapi belum dikelola secara optimal,” ujar Yulius usai menerima penghargaan.



Yulius mengaku tidak menyangka inovasinya mendapat apresiasi tertinggi dari pemerintah daerah. Ia menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanannya, terutama keluarga dan masyarakat di Desa Lamahelan, Kecamatan Ile Boleng.



“Inovasi ini bukan kerja saya sendiri. Ada dukungan keluarga dan masyarakat yang terus mendorong sampai akhirnya mendapat hasil seperti ini,” katanya.

 

Baca Juga: Pesan Natal Pemkab Flores Timur: Ada Ajakan Penting dari Wakil Bupati



Inovasi Prima KUB mengembangkan sistem budidaya ayam kampung unggul berbasis kelompok, yang tidak hanya meningkatkan pendapatan peternak, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi rumah tangga di wilayah pedesaan.



Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperinda) Flores Timur, Apolonia Corebima, mengatakan Lomba Inovasi Daerah 2025 merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah membangun budaya inovasi yang berkelanjutan.



“Lomba ini telah kami selenggarakan sejak 2022 dan menjadi ruang bagi masyarakat serta perangkat daerah menghadirkan solusi nyata atas persoalan pembangunan,” kata Apolonia belum lama ini.

 

Baca Juga: Kejati NTT Geledah Kantor Dinas Koperasi di Hari Libur, Sita Dokumen dan Uang Tunai

Halaman:

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X