REPORTASENTT.COM, BORONG- Operasi pencarian korban tanah longsor di Kampung Pau, Desa Goreng Meni, Kecamatan Lambaleda, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, memasuki hari kedua, Jumat (24/1/2026).
Tanah longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak pagi hingga sore hari. Peristiwa itu menyebabkan dua warga tertimbun material longsor.
Kepala Pos SAR Manggarai Barat mengatakan, tim gabungan telah melakukan penyisiran dan penggalian di sekitar lokasi kejadian, namun hasil pencarian masih nihil.
Baca Juga: Pohon Kemiri Tumbang Renggut Nyawa Petani di Kabupaten Sikka
“Kami menyisir titik dugaan korban sejak pagi hingga sore. Hingga hari kedua, korban belum ditemukan,” kata Koordinator Pos SAR Manggarai Barat saat ditemui di lokasi operasi.
Dua korban yang masih dalam pencarian diketahui bernama Theresia Resen (47) dan Yustina Mira (19), keduanya warga Kampung Pau, Desa Goreng Meni.
Pencarian dilakukan sejak pukul 06.00 Wita dengan metode penyisiran dan penggalian manual di sekitar lokasi kejadian.
Tim sempat menghentikan operasi sementara pada siang hari dan kembali melanjutkan pencarian hingga pukul 17.00 Wita.
“Kondisi medan masih sulit karena sisa longsor dan akses jalan tertutup material tanah,” kata salah satu personel SAR di lokasi.
Operasi SAR hari kedua melibatkan unsur Pos SAR Manggarai Barat, BPBD Manggarai Timur, Polres, Brimob, TNI, tenaga medis, aparat desa, serta masyarakat setempat.
Artikel Terkait
Teror Pencurian di Welak Manggarai Barat Berakhir, Polisi Kembalikan Barang Bukti ke Warga
Korban Scam Kehilangan Rp9,1 Triliun, DPR Soroti Masalah Pelaporan
Deretan Hukuman Komdis PSSI Desember 2025: Pemukulan, Protes Wasit, Denda Puluhan Juta, Persebata Lembata Ikut Tersanksi
Pohon Kemiri Tumbang Renggut Nyawa Petani di Kabupaten Sikka
Hari Kedua Pencarian Longsor Manggarai Timur, Dua Warga Kampung Pau Belum Ditemukan