Guru SMA Katolik Pancasila Borong Mogok Kerja, Yayasan SUKMATIM Gelar Rapat Tertutup

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Rabu, 11 Februari 2026 | 19:06 WIB
Suasana SMA Katolik Pancasila Borong tampak sepi tanpa aktivitas belajar mengajar selama dua hari aksi mogok kerja para guru. (Foto/ Acong Harson)
Suasana SMA Katolik Pancasila Borong tampak sepi tanpa aktivitas belajar mengajar selama dua hari aksi mogok kerja para guru. (Foto/ Acong Harson)



REPORTASENTT.COM, BORONG-  Yayasan SUKMATIM menggelar rapat tertutup untuk merespons aksi mogok kerja guru SMA Katolik Pancasila Borong, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, yang telah berlangsung selama dua hari.



Rapat tersebut dilaksanakan pada Rabu (11/2/2026) di ruang rapat internal Kevikepan Borong.

 

Pertemuan digelar menyusul penghentian kegiatan belajar mengajar (KBM) oleh para guru sebagai bentuk protes atas pemotongan gaji yang disebut dilakukan secara sepihak.

 

Baca Juga: PELNI Larantuka Dukung Diskon 30 Persen Tiket Ekonomi Jelang Lebaran 2026, Masyarakat Diminta Manfaatkan Kesempatan



Ketua Yayasan SUKMATIM, Romo Simon Nama, Pr, mengatakan hasil rapat internal akan disampaikan secara resmi kepada kepala sekolah dalam waktu dekat.

Ketua Yayasan SUKMATIM, Romo Simon Nama, Pr. (Foto/ Acong Harson)


“Nanti hasil rapat internal ini akan kami sampaikan secara resmi kepada kepala sekolah dalam waktu dekat,” ujar Simon dalam konferensi pers singkat usai rapat.



Sebelumnya, pada Senin (9/2/2026), seluruh guru SMA Katolik Pancasila Borong mendatangi kantor Yayasan SUKMATIM di Borong untuk mempertanyakan alasan pemotongan gaji yang dinilai tidak melalui kesepakatan bersama antara pihak yayasan dan para guru.

 

Baca Juga: Pandji Pragiwaksono Ikuti Peradilan Adat di Tana Toraja, Janji Tak Ulangi Kesalahan

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemotongan gaji tersebut dilakukan tanpa adanya perjanjian atau kesepakatan yang disetujui kedua belah pihak.



Pantauan di lokasi pada Rabu (11/2/2026), kondisi sekolah tampak sepi.

 

Tidak terlihat aktivitas belajar mengajar seperti biasanya, dan ruang kelas dalam keadaan kosong selama dua hari terakhir sejak aksi mogok dimulai.

 

Halaman:

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X