Kapolda juga menambahkan bahwa setiap tahapan dilakukan terbuka dan transparan.
Baca Juga: Korban Tenggelam di Sungai Bulango Berhasil Ditemukan Samapta Polda Gorontalo dan Basarnas
"Panitia tidak ada niat melakukan hal yang menyimpang," tambahnya.
Sejak awal proses, Kapolda menginginkan seleksi dilakukan secara fair, transparan, jujur, dan sesuai aturan yang ada.
Mengenai keterbatasan kuota untuk mengikuti Rikkes II, Kapolda mengakui hal tersebut karena keterbatasan anggaran yang dialokasikan Mabes Polri.
Baca Juga: Anjing Pelacak Diturunkan Bantu Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Bulango, Gorontalo
"Rikkes ada keterbatasan sehingga semua peserta tidak bisa ikut karena anggaran terbatas," ucanpya.
Kapolda ingin semua peserta ikut menjalani Rikkes II, namun karena keterbatasan, maka tidak bisa menambah anggaran.
"Mabes Polri sudah hitung kemampuan keuangan negara padahal kita ingin anak-anak kita ikut dalam tahapan selanjutnya," terang Jenderal Bintang Dua ini.
Baca Juga: Menggunakan Mobil, Pria Ini Nekat Habisi Nyawa Korbannya dengan Sajam, Lalu Tinggalkan TKP
Bagi peserta yang terpilih ke Rikkes II, Kapolda berharap mereka tetap menjaga kesehatan.
"Peserta yang terpilih jaga kesehatan dan kualitas. Pertahankan dan tingkatkan. Jaga kepercayaan dan saya percaya kalian akan jadi taruna dan taruni yang luar biasa," ungkapnya.
Sementara itu, para peserta yang belum terpilih untuk ikut tes selanjutnya diingatkan bahwa kesempatan masih terbuka.
"Kesempatan selalu ada. Jangan putus asa dan jangan merasa rendah diri karena setiap tahun dibuka penerimaan Akpol dengan metode yang sama. Bagi yang belum masuk ke Rikkes II, maka asah lagi kemampuan dan perbaiki kekurangan," ujar mantan Kapolda Papua Barat ini.
Artikel Terkait
Gagalkan Penyeludupan Satwa Langka, 3 Tersangka Ditangkap Polda Kepri
Korban Tenggelam di Sungai Bulango Berhasil Ditemukan Samapta Polda Gorontalo dan Basarnas
Pura- pura Tanya Alamat, Jadi Modus Pelaku Jambret di Kota Kupang
Pelaku Pengeroyokan yang Viral di Medsos di Kota Kupang Diamankan Polisi
Insiden Tali Bendera Putus Saat Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Pj Bupati Flotim Semprot Panitia