REPORTASENTT.COM, KUPANG- Sebanyak 11 orang anggotaTamtama Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) telah dinyatakan lulus seleksi dan siap menjalani pendidikan Sekolah Bintara Polri.
Proses seleksi yang dimulai sejak 1 September 2024, melibatkan beberapa tahapan seperti pendaftaran online, verifikasi berkas, hingga pemeriksaan kesehatan.
Kombes Pol. I Made Sunarta, M.H., Irwasda Polda NTT, dalam sambutannya menjelaskan pentingnya seleksi yang bersih dan transparan.
Kombes Pol. I Made Sunarta, M.H., Irwasda Polda NTT, dalam sambutannya menjelaskan pentingnya seleksi yang bersih dan transparan.
"Dengan harapan seleksi ini berjalan bersih, transparan, akuntabel, dan humanis, bebas dari praktik KKN," tegasnya.
Kombes Pol. I Made juga menekankan komitmen pihaknya untuk menjaga integritas selama proses berlangsung.
Dalam sidang kelulusan tingkat Panda Seleksi Pendidikan Sekolah Bintara Polisi (SBP) Panda Polda NTT dari Tamtama ke Bintara Tahun Anggaran 2024, yang berlangsung pada hari ini (Rabu, 2/10/24), ini dipimpin langsung oleh Kombes Pol. I Made Sunarta, M.H., Irwasda Polda NTT.
Pada tahun ini, animo pendaftaran mencapai 47 orang, mengalami penurunan 31 persen dibandingkan tahun lalu yang mencatat 68 pendaftar.
Hingga akhir seleksi, hanya 41 peserta yang tetap mengikuti proses hingga sidang kelulusan.
Sidang kelulusan yang berlangsung sesuai jadwal dari Panpus telah menetapkan 11 orang peserta yang dinyatakan lulus terpilih.
Baca Juga: Pelantikan Anggota DPR/MPR/DPD Terpilih Periode 2024-2029 Resmi Digelar, Anggota Tertua dan Termuda Jadi Pimpinan Sementara
Kombes Sunarta mengucapkan selamat kepada peserta yang berhasil dan mendorong mereka untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk pendidikan selanjutnya.
Kepada peserta yang tidak terpilih, ia mengingatkan untuk tidak putus asa dan menjadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk berusaha lebih keras di masa mendatang.
“Terima kasih kepada panitia dan pengawas yang telah berdedikasi menjaga integritas selama proses seleksi. Mari kita tingkatkan disiplin dan hindari pelanggaran, demi menjaga nama baik institusi,” tegasnya.
Kombes Sunarta mengucapkan selamat kepada peserta yang berhasil dan mendorong mereka untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk pendidikan selanjutnya.
Kepada peserta yang tidak terpilih, ia mengingatkan untuk tidak putus asa dan menjadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk berusaha lebih keras di masa mendatang.
“Terima kasih kepada panitia dan pengawas yang telah berdedikasi menjaga integritas selama proses seleksi. Mari kita tingkatkan disiplin dan hindari pelanggaran, demi menjaga nama baik institusi,” tegasnya.
Baca Juga: Terungkap! Pria Ini Ternyata Dalang di Balik Rangkaian Pencurian Sepeda Motor di Gunungsari
Orang nomor tiga di Polda NTT ini juga menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik dan mental selama pendidikan selama dua bulan di Pusdik Sabhara Lemdiklat Polri, serta menjaga nama baik keluarga dan institusi.
Orang nomor tiga di Polda NTT ini juga menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik dan mental selama pendidikan selama dua bulan di Pusdik Sabhara Lemdiklat Polri, serta menjaga nama baik keluarga dan institusi.
Peserta yang tidak lulus diminta untuk tetap semangat dan mempersiapkan diri untuk seleksi tahun depan.
Artikel Terkait
Pimpin Apel Persiapan Pengamanan Kampanye Pilkada Serentak 2024 di Flotim, AKP Ridwan: Fokus pada Koordinasi dengan Bawaslu
Berapa Sebenarnya Gaji Pokok Anggota DPR RI Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 2000?
Pelantikan Anggota DPR/MPR/DPD Terpilih Periode 2024-2029 Resmi Digelar, Anggota Tertua dan Termuda Jadi Pimpinan Sementara
Siapa Ketua DPR RI Terpilih yang Pimpin Parlemen untuk Periode 2024-2029?
Buntut dari Aksi Premansme di Hotel Grand Kemang, Puluhan Anggota Pengamanan Diperiksa