REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Di pelosok ujung timur Flores, waktu berjalan dengan getir.
Jalan, yang seharusnya menjadi urat nadi kehidupan, malah menjadi luka yang terus- menerus terbuka.
Puluhan tahun lamanya, masyarakat Desa Persiapan Patisira Walang II harus menerima kenyataan pahit, jalan penghubung menuju Desa Induk Basira adalah derita yang tak kunjung berubah.
Baca Juga: Investigasi Tragedi Boeing 737-800 Jeju Air: Keselamatan Penerbangan Global di Ujung Tanduk
Terjal, berlubang, dan berisiko tinggi. Itu adalah medan yang setiap hari harus dilalui. Namun, derita menjadi lebih pilu saat hujan tiba.
Lumpur melahap jalan, melumpuhkan segala asa. Mobil pick- up, satu- satunya andalan mereka kerap terjebak.
Kadang, pria- pria desa turun ke lumpur, memanggul harapan sambil menarik kendaraan yang nyaris menyerah.
Baca Juga: Datangi Bengkel di Labuan Bajo: Polisi Tegaskan Larangan Knalpot Racing di Malam Tahun Baru!
Dalam video amatir berdurasi 24 detik yang tersebar, Senin, 30 Desember 2024, terlihat bagaimana perjuangan mereka.
Lumpur setinggi lutut menjadi saksi bisu kerja keras. Di atas pick-up itu, seorang ibu hamil tampak tegar meski harus bertahan dalam perjalanan yang mendera tubuhnya. Semua ini dilakukan demi satu tujuan sederhana, memastikan kehidupan berlanjut.
“Kami rata- rata petani dan nelayan, Pak,” ujar Ferdy Belen, warga Desa Tone, dengan nada yang sarat duka.
Baca Juga: Rencana Besar! Kepala Bappenas: Kemiskinan Ekstrem 0 Persen di 2026, Mungkinkah?
“Kami hanya ingin jalan ini diperbaiki. Kalau hujan, kami sengsara, bisa berjam-jam keluar dari kampung. Bagaimana kami menjual hasil kami? Bagaimana kami membeli kebutuhan pokok? Tolonglah pemerintah lihat kami di pelosok ini," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dusun III dan V Desa Persiapan Patisira Walang II, Leonardus Neking Kesin dan Anselmus Basa Kesin, menuturkan harapan mereka.
Artikel Terkait
Manajemen dalam Program Karang Taruna: Membangun Kepemimpinan Efektif di Pusaka Pledo
Resmi Diumumkan! Ini Dia Hasil Akhir Seleksi PPPK Flores Timur 2024 Periode I, bagi yang Lulus Segera Lengkapi Syarat Ini!
Rencana Besar! Kepala Bappenas: Kemiskinan Ekstrem 0 Persen di 2026, Mungkinkah?
PPG Guru 2024: Kemendikdasmen Luluskan 98,59 Persen Peserta, Apa Rahasia Dibaliknya?
Datangi Bengkel di Labuan Bajo: Polisi Tegaskan Larangan Knalpot Racing di Malam Tahun Baru!