Kerusakan Parah di RS Pratama Solor, DPRD Tinjau dan Soroti Dugaan Gagal Konstruksi

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Sabtu, 11 Januari 2025 | 07:12 WIB
Anggota DPRD Kabupaten Flores Timur Saat melakukan sidak ke RS Pratama di pulau Solor. (Foto/ Elen Labina)
Anggota DPRD Kabupaten Flores Timur Saat melakukan sidak ke RS Pratama di pulau Solor. (Foto/ Elen Labina)

 

REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Rumah Sakit Pratama yang berada di pulau Solor, Kabupaten Flores Timur (Flotim), menghadapi tantangan serius akibat kerusakan masif yang terjadi setelah hujan besar melanda.

Hampir semua ruangan di rumah sakit tersebut, termasuk area perawatan pasien dan rumah dokter, menunjukkan keretakan di tembok.

Bahkan, sembilan bangunan di kompleks rumah sakit mengalami kerusakan berat.

 Baca Juga: Kebakaran Pacific Palisades: Evakuasi Massal dan Skala Kerusakan Terbesar dalam Sejarah Los Angeles

Selain itu, talud penahan yang dibangun untuk melindungi area rumah sakit juga tidak luput dari kehancuran.

Wakil Ketua Komisi III DPRD, Yamin Lewar, bersama sejumlah anggota komisi, turun langsung ke lokasi pada Jumat (10/01/2025) untuk meninjau kondisi terkini.

Kunjungan ini dilakukan setelah lembaga DPRD menerima laporan dari masyarakat mengenai situasi tersebut.

 Baca Juga: Waspada! Akun TikTok Palsu Sebar Hoaks Soal Pengalihan Layanan BPJS Kesehatan

“Hampir semua ruangan perawatan mengalami kerusakan serius. Tembok retak di hampir semua ruangan menunjukkan adanya masalah fundamental dalam pembangunan ini. Oleh karena itu, kami akan menggelar rapat pendapatan bersama tim teknis dan dinas terkait untuk mencari tahu penyebab utama dari kondisi ini,” ujar Yamin Lewar.

Ia menambahkan, kerusakan yang terjadi kemungkinan besar disebabkan oleh pembangunan di atas tanah yang belum diolah dengan baik.

“Saat hujan turun, tanah langsung mengalami penurunan, sehingga situasi ini muncul. Secara konstruksi, bangunan ini patut diduga bermasalah. Untuk memastikan, kami butuh kajian teknis lebih lanjut,” tegasnya.

 Baca Juga: Hotel Aruss di Semarang Diduga Dibiayai dari Hasil Tindak Pidana Pencucian Uang


Masalah ini pertama kali dilaporkan oleh masyarakat pada 27 Desember 2024.

Halaman:

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X