REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Kepolisian Republik Indonesia (Polri) resmi menggelar Operasi Keselamatan Turangga Tahun 2025 yang berlangsung selama 14 hari, mulai 10 hingga 23 Februari 2025.
Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan di jalan raya.
Kasat Lantas Polres Flores Timur (Flotim), IPTU Agus Heriawan, kepada Reportase NTT, Senin (10/2/2025) menjelaskan, operasi ini akan difokuskan pada pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Baca Juga: Selalu Waspada! BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang di NTT, Ini Penyebabnya
“Sasaran utama dalam Operasi Keselamatan Turangga 2025 meliputi pengendara yang tidak menggunakan helm, pengemudi di bawah umur, kendaraan over kapasitas, berkendara dalam pengaruh alkohol, melawan arus lalu lintas, menggunakan ponsel saat berkendara, serta pelanggaran batas kecepatan, tidak membawa surat- surat kendaraan ” ujarnya.
Selain itu kata IPTU Agus, tindakan tegas juga akan diberikan kepada pengendara roda empat yang tidak menggunakan sabuk pengaman, penggunaan knalpot bising, serta kendaraan yang menggunakan plat nomor palsu.
Menurut Iptu Agus, hampir 75 persen kecelakaan yang terjadi hingga menyebabkan korban meninggal dunia disebabkan oleh pengendara yang tidak menggunakan helm Standar Nasional Indonesia (SNI).
Sebagai bagian dari upaya pencegahan, ditambahkannya, Satlantas Polres Polres Flotim juga melaksanakan program edukasi bertajuk “Goes to School”.
Program ini dilakukan dengan mengunjungi sekolah- sekolah dari tingkat SMP, SMA, hingga perguruan tinggi untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya keselamatan berkendara.
"Selain di sekolah, edukasi juga dilakukan di pasar- pasar dan di jalan raya secara langsung kepada masyarakat," katanya.
Baca Juga: Forum Jurnalis Lembata Peringati HPN 2025 dengan Bakti Sosial, Soroti Masalah Sampah
Dengan adanya operasi ini, IPTU Agus berharap agar masyarakat semakin patuh terhadap aturan lalu lintas dan mampu menciptakan budaya berkendara yang lebih aman.
Artikel Terkait
Forum Jurnalis Lembata Peringati HPN 2025 dengan Bakti Sosial, Soroti Masalah Sampah
Paus Fransiskus dalam Misa Yubileum Angkatan Bersenjata: Keberanian Bukan Sekadar Menghadapi Bahaya
Menkomdigi, Peran Pers Tak Hanya Memberi Berita, tetapi juga Membentuk Opini Publik
Trump Bongkar Pendapatnya: Tidak Akan Deportasi Pangeran Harry, Tapi Sebut Meghan Sebagai Pengaruh Buruk!
Selalu Waspada! BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang di NTT, Ini Penyebabnya