Lagu-lagu lamentasi dalam bahasa Portugis kuno mengiringi setiap langkah, menciptakan suasana mistis yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.
Namun, Semana Santa bukan semata urusan ritual.
Baca Juga: Barcelona Bertahan di Butarque: Kemenangan Pahit yang Mengokohkan Posisi Mereka
Tradisi ini juga mengajarkan kedisiplinan batin dan penghormatan antarumat beragama.
Selama masa Trewa, umat Katolik di Larantuka menjalani larangan pesta, mabuk-mabukan, bekerja berat, atau bepergian jauh.
Kota ini memasuki masa teduh, seakan menghentikan waktu demi mengenang pengorbanan Kristus.
Baca Juga: Penasaran dengan Tanggal Tes PPPK Tahap 2? BKN Tentukan Jadwal, Begini Persiapannya!
Bagi peziarah dan wisatawan, ada beberapa hal penting yang wajib diperhatikan:
1. Pendaftaran Resmi:
Setiap peziarah diwajibkan mendaftar dan mengenakan tanda pengenal yang disiapkan panitia, demi kelancaran dan ketertiban prosesi.
2. Etika dan Pakaian:
Kenakan pakaian yang sopan dan dominan warna hitam sebagai bentuk penghormatan. Hindari perilaku mencolok yang bisa mengganggu kekhidmatan suasana.
3. Persiapan Fisik:
Prosesi berjalan kaki maupun laut menuntut stamina prima.
Baca Juga: Deg- degan Jelang 24 April, Sebanyak 1.230 CPNS dan PPPK 2024 Bakal Dilantik Serentak