daerah

Festival "Exotic Lamaholot" di Adonara, Menteri dan 3 Bupati Bersatu Gaungkan NTT ke Dunia Internasional

Rabu, 23 April 2025 | 16:23 WIB
Foto orginal tarian Adonara/ Enol Amaraya. (Desain template Reportase NTT)

 Baca Juga: Kasus Pencurian di Sikka Masuk Babak Baru, Tersangka dan Barang Bukti Resmi Dilimpahkan

Menanam Bambu, Merawat Masa Depan

Salah satu agenda simbolis yang menarik perhatian adalah penanaman bambu serentak di tiga kabupaten.

Inisiatif ini diprakarsai oleh Ketua Yayasan Bambu Lestari Indonesia (YBLI), Prof. Dr. H. Jatnika Nanggamiharja, sebagai bentuk komitmen terhadap konservasi sumber daya alam.

“Bambu bukan hanya tanaman. Ia simbol regenerasi, daya tahan, dan harmoni antara alam dan manusia,”kata Prof. Jatnika.

 Baca Juga: Tertangkap Basah! Dua Nelayan di Sikka Lakukan Praktik Berbahaya Ini

Program ini direncanakan menjadi gerakan ekologis jangka panjang di NTT, yang diluncurkan secara resmi oleh Menteri Kebudayaan dan Gubernur NTT.

Prosesi Adat, Identitas yang Mendunia

Puncak acara berlangsung di Desa Sukutokan, Adonara, ditandai dengan prosesi adat penobatan Menteri Kebudayaan dan Gubernur NTT sebagai keluarga kehormatan Suku Lamaholot.

Pertunjukan budaya kolosal menutup rangkaian acara dengan nuansa sakral yang menggugah.

 Baca Juga: Dosen di Mataram Ditahan Terkait Dugaan Kasus Asusila

Exotic Lamaholot tak hanya menjadi panggung budaya, tetapi juga menjadi simbol gerak maju masyarakat NTT. dari akar tradisi menuju dunia global yang inklusif dan berkelanjutan.

Halaman:

Tags

Terkini