Festival "Exotic Lamaholot" di Adonara, Menteri dan 3 Bupati Bersatu Gaungkan NTT ke Dunia Internasional

Photo Author
Tarwan Stanis, Reportase NTT
- Rabu, 23 April 2025 | 16:23 WIB
Foto orginal tarian Adonara/ Enol Amaraya. (Desain template Reportase NTT)
Foto orginal tarian Adonara/ Enol Amaraya. (Desain template Reportase NTT)

 

REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Tiga kabupaten di Nusa Tenggara Timur, Flores Timur, Lembata, dan Alor, menyatukan langkah dalam perayaan budaya bertajuk "Exotic Lamaholot: Central Culture of The World" yang akan digelar di Desa Sukutokan, Kecamatan Kelubagolit, Kabupaten Flores Timur (Flotim), pada 25 April 2025 mendatang.

Acara lintas daerah ini bukan sekdar perhelatan budaya, melainkan langkah strategis untuk menjadikan budaya Lamaholot sebagai poros pembangunan kawasan timur Indonesia yang berkelanjutan.

Menampilkan beragam atraksi seni tradisional, pameran kerajinan lokal, seminar, hingga diskusi investasi, Exotic Lamaholot dibagi dalam tiga tahap utama: pra-event, event, dan post-event.

 

Baca Juga: Viral! Perempuan di Adonara Jadi Korban Foto Vulgar Editan, Mantan Pacar Diduga Dalangnya

Semua dirancang untuk memperkuat posisi NTT sebagai simpul budaya dan potensi ekonomi di mata dunia.

“Lamaholot bukan sekadar identitas, tetapi kekuatan kolektif yang kini mulai membuka diri bagi dunia,” ujar tokoh nasional asal NTT, Usman Muhammad Tokan, atau yang akrab disapa Donnie Tokan, SE, MBA, MA.

Donnie menyebut dukungan penuh dari Presiden Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto dan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena sebagai energi utama dalam mendorong pembangunan kawasan berbasis budaya.

 Baca Juga: Mengintip Proses Rahasia Vatikan Setelah Paus Meninggal Dunia

Budaya Jadi Motor Ekonomi

Perayaan budaya ini turut dihadiri oleh Menteri Kebudayaan RI, Dr. H. Fadli Zon, yang bersama Gubernur Laka Lena dan para kepala daerah membuka ruang dialog dengan pelaku usaha, perbankan, hingga organisasi pemuda seperti HIPMI NTT.

Momentum kolaborasi tiga daerah ini juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman lintas kabupaten di Flores Timur, pembukaan panggung budaya untuk publik di Lembata, serta dialog investasi daerah kepulauan yang berlangsung di Alor.

Bupati Flores Timur Anton Doni Dihen, Bupati Lembata Petrus Kansiun Tuaq, dan Bupati Alor Iskandar Lakamau tampil kompak mengusung misi menjadikan budaya Lamaholot sebagai daya ungkit pembangunan dan diplomasi kebudayaan.

Halaman:

Editor: Tarwan Stanis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X