Paus yang Tak Pernah Kembali, Argentina Berduka atas Kepergian Sang Pahlawan Nasional

Photo Author
Tarwan Stanis, Reportase NTT
- Selasa, 22 April 2025 | 07:03 WIB
Seorang Biarawan saat bediri di hadapan foto Paus Fransiskus. (Foto tangkapan layar Vatikannews)
Seorang Biarawan saat bediri di hadapan foto Paus Fransiskus. (Foto tangkapan layar Vatikannews)

 Baca Juga: Desak Penangkapan Netanyahu, Delegasi DPR RI Datangi Markas ICC di Den Haag

Sebuah keputusan yang sempat mengundang tanya, mengingat kedekatannya dengan akar budaya dan masyarakat Argentina.

Namun, meski raga tak pernah kembali, kehadirannya tetap terasa.

Potret dan mural dirinya menghiasi sudut-sudut kota Buenos Aires dan pinggiran-pinggirannya.

 Baca Juga: Pengeroyokan dan Pembakaran Mobil Polisi di Depok, Ini Peran Empat DPO

Namanya selalu hidup dalam perbincangan sehari-hari, terlebih usai misa-misa di gereja.

Kepergiannya bahkan sejenak meredakan ketegangan politik yang selama ini membelah Argentina.

Presiden Milei, yang kerap berseberangan sikap dengan pemimpin Gereja Katolik itu, memilih menyampaikan pesan duka yang penuh penghormatan.

 Baca Juga: Bareskrim Dalami Laporan Gangguan Sistem Bank DKI Saat Libur Lebaran

“Sebagai presiden, sebagai warga Argentina, dan sebagai seorang yang beriman, saya mengucapkan selamat jalan kepada Bapa Suci, dan berdiri bersama seluruh rakyat Argentina yang hari ini menerima kabar duka ini,” tulis Milei dalam unggahannya di media sosial.

Dalam kancah politik domestik, Paus Fransiskus memang sering jadi sosok yang berada di tengah pusaran tanpa pernah benar-benar memihak.

Dari era Cristina Fernández de Kirchner, Mauricio Macri, Alberto Fernández, hingga Milei, tak satu pun dari para pemimpin itu berhasil membujuknya untuk pulang.

 Baca Juga: Polresta Kupang Kota Kerahkan 550 Personel Amankan Prosesi Paskah Pemuda GMIT

Meski spekulasi soal kunjungan selalu muncul setiap masa jabatan presiden berganti.

“Kalau dia datang, dia harus berpihak, dan itu yang tidak pernah dia inginkan,” ujar Dillon.

Halaman:

Editor: Tarwan Stanis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X