7. Kardinal Christoph Schoenborn
Uskup agung Wina berusia 80 tahun ini adalah teolog kawakan yang dekat dengan dua kutub: konservatif dan progresif.
Ia mendukung langkah-langkah pastoral Paus Fransiskus terkait umat Katolik yang bercerai, sambil tetap memegang akar doktriner dari Paus Benediktus.
8. Kardinal Luis Antonio Tagle
Berusia 67 tahun, Tagle asal Filipina digadang-gadang sebagai calon Paus Asia pertama.
Baca Juga: Jokowi Sampaikan Bela Sungkawa atas Wafatnya Paus Fransiskus: Keteladanan dan Kasihnya Abadi
Dekat dengan Paus Fransiskus, Tagle kini memimpin kantor penginjilan misionaris, jabatan strategis dalam mengelola gereja di benua Asia dan Afrika.
Gaya komunikasinya yang hangat dan emosional membuatnya populer di berbagai belahan dunia.
Dengan latar belakang, usia, dan pandangan yang beragam, para kandidat ini mencerminkan dilema besar Gereja Katolik, apakah akan meneruskan warisan reformis dari Paus Fransiskus, atau kembali ke garis konservatif seperti di masa Benediktus dan Yohanes Paulus II.
Baca Juga: Viral Dugaan Pemotongan Gaji Karyawan karena Salat Jumat, DPR dan MPR Bereaksi
Jawabannya akan segera hadir lewat asap putih dari Kapel Sistina. Dunia menanti.
Artikel Terkait
Dokumen Pribadi Paus Fransiskus Dibuka! Ini Wasiat Rohani tentang Akhir Hidupnya
Flores, Sepak Bola, dan Vila: Jejak Paus Fransiskus di Buenos Aires
Presiden Palestina: Dunia Kehilangan Suara Moral, Paus Fransiskus Simbol Toleransi dan Persaudaraan
Perkuat Transformasi, Pemkab Flotim Siapkan RKPD 2025, Fokus Tingkatkan Produktivitas
Direktur Pemberitaan Jak TV Diduga Terima Rp487 Juta Tanpa Kontrak, Terseret Kasus Perintangan Penyidikan