“Indonesia punya domain pertunjukan budaya yang sangat luas. Jika dikelola dengan baik, ia bisa melahirkan seni pertunjukan yang berkualitas dan berdaya saing. Dunia hari ini dibangun oleh kerja-kerja kreatif,” katanya.
Rektor ISBI itu juga menekankan pentingnya kiprah alumni kampus seni dalam pemajuan kebudayaan di berbagai daerah, termasuk Flores Timur.
Baca Juga: Polresta Kupang Limpahkan Kasus Kekerasan Seksual Angkot Fatukoa ke Kejaksaan
“Kami memiliki alumni di Larantuka. Karena itu, kita dapat bekerja sama menguatkan ekosistem berkesenian. Semoga Larantuka terus menunjukkan dirinya sebagai salah satu titik pertumbuhan seni pertunjukan di tanah air,” ujarnya.
Festival teater ini diharapkan bukan hanya menjadi ruang ekspresi remaja Flores Timur, tetapi juga pijakan bagi lahirnya ekosistem seni pertunjukan yang lebih mapan di kawasan timur Indonesia.
Artikel Terkait
Ada Kucing di Balik Sikap Eko Patrio Membela Penjarah Rumahnya
Rasionalisasi Tunjangan DPRD NTT Bisa Hemat Rp 25 Miliar APBD per Tahun
Ini Alasan Rumah Ketua RT di Kupang Dilempari, Polisi Turun Tangan
Emosi Dua Ibu- ibu di Kupang Meledak, Polisi Redam Lewat Mediasi
Operasi SAR Banjir Bandang Nagekeo Resmi Ditutup, Tiga Korban Masih Hilang
Bupati Flores Timur Gerakkan Desa dan BUMDes, Dorong Lompatan Ketahanan Pangan