Diharapkan hasil dari pertemuan ini adalah tumbuhnya spiritualitas “berjalan bersama” dengan para migran dalam diri peserta, meningkatnya wawasan mengenai karakteristik migrasi dan dampaknya bagi gereja lokal, tersedianya “jalan-jalan baru” sebagai bentuk respons pastoral, serta meningkatnya aksi solidaritas gereja lokal bersama berbagai pihak terkait.
Keuskupan Larantuka siap menyukseskan Perpas XII Regio Gerejawi Nusra 2025 demi terwujudnya gereja yang semakin solider dan peduli terhadap migran serta perantau.
Artikel Terkait
Melawan dan Kabur, Kapal Ikan Asing Ilegal Tabrak kapal TNI AL KRI STS-376 hingga Bocor!
Terungkap! Jumlah Kekayaan Fantastis Ade Yasin, Eks Bupati Bogor yang Terseret Izin Eiger Adventure Land
Kapolres Ende dan Komunitas Motor Gelar Aksi Berbagi Takjil di Jalan Kelimutu
Wabup Flotim Tinjau Finalisasi Hunian Tetap bagi Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi
Bunda Julie Sutrisno Laiskodat Salurkan Parsel dan Sembako Ramadhan di Waiwuring, Flores Timur