"MUSIK KEREN” Resmi Diluncurkan Gubernur NTT, Apa Isi dan Dampaknya bagi Rakyat?

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Kamis, 15 Mei 2025 | 10:04 WIB
Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena.  (Foto fanpage Facebook Melki Laka Lena)
Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena. (Foto fanpage Facebook Melki Laka Lena)

 

REPORTASENTT.COM, KUPANG- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar forum strategis Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 dan Musrenbang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029, Rabu (14/5/2025).

Acara ini diikuti oleh 22 Bupati dan Wali Kota se-NTT.

Forum yang berlangsung di Kupang ini menjadi ruang konsolidasi penting dalam merumuskan arah pembangunan daerah.

Baca Juga: Kapolres Ende Tekankan Pentingnya Keharmonisan Keluarga bagi Insan Bhayangkara

Salah satu momen krusial adalah penyerahan dokumen pokok-pokok pikiran hasil penjaringan aspirasi masyarakat dari DPRD Provinsi NTT kepada Pemerintah Provinsi.

Penyerahan dokumen dilakukan langsung oleh Ketua DPRD NTT Emilia J. Nomleni, didampingi Wakil Ketua DPRD Fernando Soarez serta perwakilan dari program kemitraan SKALA (Kolaborasi Australia-Indonesia untuk Tata Kelola). Dokumen ini diterima secara simbolis oleh Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena.

“Penyerahan dokumen ini adalah momentum penting bagi kami untuk menyusun arah pembangunan daerah yang lebih inklusif, merata, dan berpihak kepada rakyat,” kata Melkiades dalam sambutannya.


Baca Juga: Tak Cuma Dipenjara, Harta Mantan Menteri Pertanian Ini Terancam Ludes Disita KPK

Luncurkan MUSIK KEREN

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Melkiades juga meluncurkan inisiatif baru bertajuk Musrenbang Inklusif Kelompok Rentan (MUSIK KEREN), yang diatur dalam Peraturan Gubernur Nomor 2 Tahun 2025.

“Melalui MUSIK KEREN, kita pastikan bahwa suara kelompok rentan seperti perempuan, penyandang disabilitas, anak, dan lansia tidak diabaikan dalam proses perencanaan pembangunan,” ujar Melkiades.

Ia juga mendorong pemerintah kabupaten dan kota untuk mengadopsi pendekatan serupa.


Baca Juga: TNI Turun Kawal Kejaksaan, Kapolri dan Menkumham Kompak Singkat Bicara!

“Agar pembangunan menjadi simfoni yang indah dan dinikmati oleh semua lapisan masyarakat,” tambahnya.

Halaman:

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X