Surat bernomor Pem.130/Adm.Pem/2025 tertanggal 17 Oktober 2025 itu juga menyoroti kebijakan pemotongan dan penetapan alokasi fiskal yang dianggap kurang cermat sehingga menghambat pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Melalui seminar ini, kami berharap dapat dirumuskan pikiran dan usulan yang kritis, konstruktif, dan solutif bagi kemajuan seluruh daerah di NTT,” tulis Bupati Flores Timur dalam surat tersebut.
Bahas Ketimpangan dan Desentralisasi yang Kian Memudar
Dalam Term of Reference (TOR) kegiatan, disebutkan bahwa semangat desentralisasi yang lahir dari era reformasi kini dinilai semakin memudar.
Artikel Terkait
Kejari Sikka Eksekusi Dua Terpidana Kasus Korupsi Proyek Turap Kali Aeliba
Portugis Dianggap Tak Populer, Anggota Komisi X DPR RI Dorong Bahasa Mandarin Masuk Sekolah
Turis 69 Tahun Tewas Jatuh ke Parit di Sekitar Pantheon Roma
Amorim Kepal Tangan, Mbeumo Menggila! Manchester United Bangkit dan Taklukkan Brighton di Old Trafford
Masa Monster di Tanah Terjepit: Dari Gaza Menuju Cetak Biru Perdamaian