REPORTASENTT.COM, ENDE- Tanah longsor terjadi di Jalan Lintas Ende–Maumere, tepatnya di Desa Ndungga, Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (13/12/2025). Peristiwa tersebut dipicu hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Ende sejak pagi hari.
Material longsor berupa tanah dan bebatuan dilaporkan menutupi sebagian badan jalan. Akibatnya, arus lalu lintas di jalur utama penghubung Kabupaten Ende dan Kabupaten Sikka sempat terganggu.
Babinsa setempat bersama petugas gabungan dari TNI, Polri, serta instansi terkait segera turun ke lokasi untuk melakukan pembersihan.
Baca Juga: Gas Pol di Jalur 40, RX King Berknalpot Brong di Kupang Kabur Saat Polisi Datang
Proses evakuasi material longsor dilakukan menggunakan peralatan manual dibantu alat berat.
“Pembersihan dilakukan sesegera mungkin agar akses transportasi kembali normal,” kata salah satu petugas di lokasi.
Setelah pembersihan selesai, ruas jalan tersebut kini kembali dapat dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat.
Baca Juga: Kapolres Ende Terima Piagam Penghargaan atas Keberhasilan Pengamanan ETMC 2025
Meski demikian, pengguna jalan tetap diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi.
Selain di Desa Ndungga, longsor juga dilaporkan terjadi di beberapa titik lain sepanjang Jalur Trans Flores Ende–Maumere.
Pada Sabtu (13/12/2025), longsor dilaporkan menutup sebagian badan jalan di KM 11. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian badan jalan nyaris ambruk dan menghambat arus lalu lintas.
Artikel Terkait
Yuni Damayanti Angkat Tantangan Perempuan Berpolitik dalam Sosialisasi Empat Pilar JSL di Solor Selatan
Di Tengah Banjir Aceh, Video Call Ibu dan Anak Ini Bikin Netizen Menangis
Bernard Boro, Pemandu Wisata Flores Timur Tembus Pelatihan Nasional Local Champion di Bali
Kapolres Ende Terima Piagam Penghargaan atas Keberhasilan Pengamanan ETMC 2025
Gas Pol di Jalur 40, RX King Berknalpot Brong di Kupang Kabur Saat Polisi Datang