Dari Destinasi Unggulan Jadi Lokasi Terbengkalai: Nasib Ironis Air Panas Mokantarak- Larantuka

Photo Author
Bernad Nara Gere, Reportase NTT
- Selasa, 13 Mei 2025 | 15:16 WIB
Inilah salah satu fasilitas wisata di area Air Panas Mokantarak,  Larantuka, kayu penyangga jembatan rusak. (Foto/ Tim)
Inilah salah satu fasilitas wisata di area Air Panas Mokantarak, Larantuka, kayu penyangga jembatan rusak. (Foto/ Tim)

Sebagian besar papan sudah hilang, menyisakan drum-drum semen bekas fondasi.

Gazebo di area pesisir pun tak luput dari kerusakan.

Satu gazebo diketahui roboh dan sebagian strukturnya telah terendam air laut.

Baca Juga: Lewo Belle Lama Tuka, Jejak Peradaban Lamaholot yang Tersisa di Lembata

Dua lainnya terlihat rapuh, tidak digunakan dan ditinggalkan begitu saja.

Area taman yang dulunya terawat kini berubah menjadi semak belukar.

Kekecewaan pun diungkapkan para pengunjung.

Baca Juga: Paus Leo XIV Resmi Buka Kembali Apartemen Kepausan di Istana Apostolik

“Dulu tempat ini ramai. Sekarang sunyi. Sayang sekali,” tutur Petrus Doni Tela, warga Larantuka yang datang bersama keluarganya.

Seorang petugas di loket tiket menyebutkan bahwa sejumlah fasilitas memang sengaja ditutup karena alasan keselamatan.

Salah satunya adalah menara kayu setinggi 10 meter yang dulu menjadi favorit wisatawan untuk menikmati panorama Gunung Ile Mandiri dan lautan biru dari ketinggian.

Baca Juga: Proyek Sumur Bor Solor Tuai Sorotan, Kadis Pertanian Flotim Klarifikasi Isu Intervensi

“Dulu pengunjung bisa naik ke atas, lihat pemandangan dari puncak. Sekarang kami tutup karena kondisinya sudah rusak parah,” jelasnya.

Dari atas menara tersebut, wisatawan biasanya bisa menyaksikan Gunung Ile Mandiri berdiri megah di kejauhan, dikelilingi gugusan bukit dan hamparan laut biru.

Keindahan itu kini hanya tersisa dalam kenangan.

Inilah salah satu kolam yang kosong di area air panas Larantuka. (Foto/ Reportase NTT)

Baca Juga: FIFA Jatuhi Sanksi ke Indonesia Usai Suporter Lakukan Hal Ini Saat Lawan Bahrain

Minimnya perawatan, fasilitas yang rusak, serta akses terbatas membuat daya tarik Air Panas Mokantarak meredup.

Halaman:

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X