Bangga Lembata! Muruone Hadirkan Kekayaan Mangrove Nusantara dalam Satu Kawasan

Photo Author
Bernad Nara Gere, Reportase NTT
- Rabu, 21 Mei 2025 | 08:21 WIB
Hutan bakau di Desa Muruone, Kecamatan Wulandoni (Foto Bernad)
Hutan bakau di Desa Muruone, Kecamatan Wulandoni (Foto Bernad)

Kehadiran Erna Ruing sebagai figur yang peduli terhadap pelestarian lingkungan sekaligus pengembangan ekonomi desa, memberikan dorongan moral bagi warga setempat.

Ia turut membantu menata kawasan mangrove dengan sentuhan estetika dan edukasi, termasuk mengembangkan lahan garam sebagai pelengkap atraksi wisata.

“Erna Ruing memberi kami semangat baru. Kami ingin menjadikan hutan mangrove ini sebagai kebanggaan Muruone, sekaligus bentuk kepedulian nyata terhadap lingkungan dan warisan budaya,” tambah Fransiskus.

Baca Juga: Dua Belas Tahun Menembus Bukit Hada Kewa, Demi Hidup dan Harapan Warga Pedalaman

Selain hutan mangrove Muruone, Lembata telah lebih dahulu dikenal dengan destinasi-destinasi eksotis seperti pendakian Gunung Ile Werung di Desa Lerek, Dapur Alam Watuwawer, dan perburuan tradisional ikan paus di Desa Lamalera, Kecamatan Wulandoni.

 

Kini, dengan perhatian dan kolaborasi dari berbagai pihak, Desa Muruone berpotensi menjadi destinasi unggulan baru yang menggabungkan keindahan alam, kearifan lokal, dan semangat pelestarian budaya.

Halaman:

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X