Asal Usul Raja Ampat: Berawal dari 7 Telur Misterius, Kini Jadi Surga Dunia!

Photo Author
Tarwan Stanis, Reportase NTT
- Selasa, 10 Juni 2025 | 07:07 WIB
Inilah keindahan pulau- pulau di Raja Ampat. (Foto Facebook @Thomsla)
Inilah keindahan pulau- pulau di Raja Ampat. (Foto Facebook @Thomsla)

Saat itu, pulau-pulau besar seperti Misool, Salawati, Waigeo, dan Batanta masih menyatu membentuk daratan besar.


Baca Juga: Nikita Mirzani Resmi Ditahan di Rutan Pondok Bambu, Terseret Kasus Pemerasan Rp4 Miliar!

Sekitar 3.500 tahun lalu, komunitas pembuat gerabah muncul, dipercaya membawa serta bahasa Austronesia yang menjadi dasar banyak bahasa di Indonesia timur.

Dari Kisah Cinta ke Politik Kerajaan

Masuknya Islam ke wilayah ini tak lepas dari pengaruh Kesultanan Bacan dan Tidore pada abad ke-15.

Salah satu tokoh kunci adalah Gurabesi, seorang pemimpin dari Biak, yang menikah dengan putri Sultan Tidore, Boki Tabai.

Dari pernikahan ini lahirlah aliansi politik, Tidore mengangkat Gurabesi sebagai pemimpin, dan empat raja lokal ditetapkan memerintah pulau-pulau.


Baca Juga: Trump Ancam Elon Musk: Siap- siap Hadapi Konsekuensi Serius Jika Dukung Demokrat!

Selama berabad-abad, Raja Ampat berada di bawah pengaruh Tidore, bahkan membayar upeti hingga masa kolonial Belanda.

Setelah kemerdekaan, wilayah ini resmi menjadi bagian dari Republik Indonesia.

Suku- suku Asli dan Jejak Migrasi

Penduduk asli Raja Ampat adalah suku Ma’ya, yang terbagi menjadi berbagai sub-suku seperti Kawe, Ambel, Matbat, Laganyan, dan Misool.

Selain itu, migrasi dari Biak-Numfor, Ternate, Tidore, Seram, hingga Halmahera memperkaya komposisi masyarakat lokal.

Mereka hidup berdampingan dan telah berbaur dalam budaya dan adat istiadat.

Baca Juga: Nasi Goreng Jadi Tanda! Ganjar Ungkap Isyarat Pertemuan Megawati- Prabowo

Laut Sebagai Nadi Kehidupan

Dahulu menggantungkan hidup dari hutan, kini laut menjadi sumber utama penghidupan masyarakat Raja Ampat.

Mereka hidup sebagai nelayan, pengumpul rumput laut, dan pengolah hasil laut lainnya.

Halaman:

Editor: Tarwan Stanis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X